SUMEDANG, STNews – Kondisi memprihatinkan dialami pasangan lanjut usia yang tinggal di Dusun Sirnagalih RT 04/RW 02, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang. Rumah yang dihuni Ibu Omah (65) bersama suaminya, Bapak Nardi (85), kini sudah tidak layak ditempati dan membutuhkan perhatian dari pemerintah.
Bangunan yang mereka tempati terlihat telah lapuk dimakan usia. Sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan dan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan penghuninya. Ironisnya, bangunan tersebut juga menyatu dengan kandang ayam sehingga jauh dari kategori hunian yang sehat, aman, dan layak.
Di tengah keterbatasan ekonomi, pasangan lansia tersebut mengaku belum mampu memperbaiki kondisi rumah secara mandiri. Selama ini mereka hanya pernah menerima bantuan sebanyak dua kali, namun bantuan tersebut belum mampu mengubah kondisi tempat tinggal yang semakin memprihatinkan.
"Saya bingung harus meminta bantuan kepada siapa. Rumah sudah reyot, untuk makan sehari-hari juga susah. Saya mohon kepada pemerintah agar memperhatikan kondisi rumah kami supaya bisa lebih nyaman untuk ditempati," tutur Ibu Omah dengan penuh harap.
Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui dinas terkait agar segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Verifikasi lapangan dinilai penting untuk memastikan kondisi rumah sehingga dapat dipertimbangkan masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) maupun program bantuan sosial lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pemerintah, kepedulian dari para dermawan dan masyarakat juga diharapkan dapat membantu meringankan beban pasangan lansia tersebut. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, diharapkan Ibu Omah dan Bapak Nardi dapat segera memiliki hunian yang lebih aman, sehat, dan layak untuk ditempati di usia senja mereka.
STNews akan terus mengawal informasi ini sebagai bagian dari fungsi sosial media dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak yang berwenang, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip pemberitaan yang berimbang dan berdasarkan fakta.
(Redaksi STNews)


