Kepastian gelar juara diraih setelah Persib Bandung menahan imbang Persijap Jepara dengan skor 0-0 pada laga pamungkas musim ini. Pertandingan yang berlangsung menegangkan tersebut membuat ribuan bobotoh tak bisa tenang hingga peluit panjang dibunyikan.
Sepanjang pertandingan, Persib tampil dominan dan menciptakan lebih banyak peluang dibanding tim tamu. Beberapa kesempatan emas sempat tercipta, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Meski harus puas dengan hasil imbang, satu poin yang diraih sudah cukup memastikan Persib Bandung berdiri di puncak klasemen akhir dengan raihan 79 poin, unggul satu angka dari pesaing terdekatnya Borneo FC yang mengoleksi 78 poin.
Suasana haru dan penuh kegembiraan pun terasa di berbagai daerah, termasuk di Kantor Redaksi STNews Situraja Sumedang yang menggelar nonton bareng pertandingan penentuan tersebut.
Sorak sorai pecah saat pertandingan usai dan kepastian gelar juara diumumkan. Para bobotoh yang hadir langsung berdiri sambil meneriakkan yel-yel kebanggaan untuk Maung Bandung.
Komentar Bobotoh
Salah satu bobotoh yang ikut nobar di Kantor Redaksi STNews, Herman, mengaku bangga atas perjuangan Persib musim ini.
“Alhamdulillah, Persib bisa juara deui. Tiga kali berturut-turut itu bukan hal mudah. Tadi sempat tegang karena peluang banyak tapi gol tidak datang. Tapi yang penting hasil akhir membuat Persib juara. Persib memang klub besar dan pantas mencetak sejarah,” ujar Herman penuh semangat.
Ia juga menyebut perjuangan pemain, pelatih, manajemen, dan dukungan bobotoh menjadi faktor penting keberhasilan Persib musim ini.
“Ini hadiah buat seluruh bobotoh. Persib tiada tara!” tambahnya.
Komentar Redaksi STNews
Sementara itu, Redaksi STNews melalui M.A Rahmat Setiawan menilai keberhasilan Persib mencetak hattrick juara menjadi bukti nyata konsistensi klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
“Persib Bandung menunjukkan mental juara yang luar biasa. Tidak mudah mempertahankan prestasi selama tiga musim berturut-turut di kompetisi seketat Liga Indonesia. Ini bukan hanya soal kualitas pemain, tapi juga tentang mental, kekompakan, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.
Menurutnya, musim ini Persib tampil lebih matang dan mampu menghadapi tekanan hingga pertandingan terakhir.
“Walaupun laga terakhir berakhir imbang tanpa gol, Persib tetap menunjukkan karakter tim besar. Mereka bermain disiplin, menyerang, dan tetap tenang dalam tekanan. Ini sejarah besar bagi sepak bola Indonesia,” tambahnya.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas dominasi Persib Bandung dalam era kompetisi modern Liga Indonesia.
Kini, pesta kemenangan bukan hanya milik pemain dan pelatih, tetapi juga seluruh bobotoh yang setia mendukung dalam suka maupun duka.
Persib Juara Deui! Hattrick pikeun Maung Bandung!
(Redaksi)


