SUMEDANG, STNews — Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kirisik, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, mulai menunjukkan geliat yang semakin aktif. Hingga Selasa (11/08/2026), panitia telah menerima dua pendaftar Bakal Calon Kepala Desa (Bacalon Kades), termasuk Wawan Papat Hidayat yang resmi menyerahkan berkas pencalonannya.
Pendaftaran dilakukan di Sekretariat Panitia Pilkades Kirisik dengan suasana tertib dan lancar. Sejumlah warga turut menyaksikan proses tersebut, menandakan tingginya perhatian masyarakat terhadap tahapan awal pemilihan pemimpin desa untuk periode mendatang.
Batas Pendaftaran Tahap Pertama 13 Agustus 2026
Wakil Ketua Panitia Pilkades Kirisik, M. Iik, menyampaikan bahwa masa pendaftaran tahap pertama akan ditutup dalam waktu dekat.
“Pendaftaran tahap pertama akan berakhir pada 13 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB. Jika jumlah pendaftar sudah memenuhi kuota hingga batas waktu tersebut, maka tahapan pendaftaran akan langsung ditutup,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah proses pendaftaran rampung, panitia akan melanjutkan ke tahap pemeriksaan serta verifikasi administrasi sesuai aturan yang berlaku.
Komitmen Mengabdi dan Membangun Desa
Usai mendaftar, Wawan Papat Hidayat menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilkades bukan sekadar untuk meraih jabatan, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Saya ingin hadir sebagai bagian dari solusi bagi desa. Banyak potensi di Kirisik yang perlu dikembangkan bersama. Fokus saya adalah meningkatkan pelayanan dan mendorong pembangunan yang lebih baik,” ujarnya.
Wawan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan pembangunan.
“Kemajuan desa harus dibangun secara bersama-sama. Partisipasi masyarakat sangat penting agar setiap program benar-benar berdampak,” tambahnya.
Dinamika Pilkades Mulai Terlihat
Dengan dua bakal calon yang telah mendaftar, dinamika Pilkades Kirisik mulai terasa. Warga kini menunggu tahapan berikutnya, mulai dari verifikasi hingga penetapan calon resmi.
Panitia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif selama proses berlangsung, serta menjunjung tinggi nilai demokrasi dan persatuan.
Pilkades Kirisik diharapkan menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
(Redaksi STNews)


