SUMEDANG — STNews Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Agro Foresty yang beralamat di Dusun Bojongjati RT 03/02, Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, hadir sebagai wadah pendidikan nonformal bagi masyarakat yang ingin terus mendapatkan kesempatan belajar.
8/8/2026
Keberadaan PKBM Agro Foresty menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses layanan pendidikan nonformal, khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan menyelesaikan pendidikan melalui jalur sekolah formal.
Melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, PKBM Agro Foresty memberikan kesempatan kepada warga belajar untuk memperoleh pendidikan yang setara dengan jenjang sekolah formal serta ijazah resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, PKBM Agro Foresty juga membekali warga belajar dengan keterampilan kerja dan kewirausahaan. Pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menciptakan peluang kerja, mengembangkan usaha, meningkatkan taraf hidup, serta membangun kemandirian.
Kepala PKBM Agro Forestry, Neng Teti Rusmayani, berharap keberadaan PKBM tersebut dapat menjadi wasilah atau sarana yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh kesempatan belajar secara nonformal.
Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak berhenti belajar meskipun tidak menempuh pendidikan melalui jalur sekolah formal.
“Kami berharap PKBM Agro Foresty bisa menjadi wasilah kemanfaatan bagi masyarakat agar terus belajar melalui pendidikan nonformal, sehingga dapat ikut mencerdaskan anak bangsa,” ujar Neng Teti Rusmayani.
Dengan adanya PKBM Agro Foresty, masyarakat Desa Tarikolot dan sekitarnya diharapkan semakin mudah memperoleh akses pendidikan, meningkatkan keterampilan, serta memiliki bekal untuk mewujudkan kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.
(Wa Beker)



