Desa Mekarwangi Tomo Sumedang, Dari Desa Pemekaran Menjadi Simbol Kemajuan di Bawah Kepemimpinan Agus Kuswara


SUMEDANG, STNews
– Perjalanan Desa Mekarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, menjadi bukti bahwa semangat membangun dan kebersamaan masyarakat mampu mengubah sebuah desa baru menjadi wilayah yang terus berkembang.


Desa Mekarwangi resmi berdiri sebagai desa hasil pemekaran dari Desa Darmawangi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang yang ditetapkan pada 22 Desember 2011. Sebagai desa yang lahir dari proses pemekaran, berbagai tantangan harus dihadapi sejak awal pembentukannya, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan hingga penyediaan fasilitas pelayanan bagi masyarakat.


Babak baru pemerintahan Desa Mekarwangi dimulai pada Juni 2012 ketika masyarakat memilih Agus Kuswara sebagai kepala desa pertama. Sejak saat itu, pembangunan desa dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penguatan pelayanan publik, penataan administrasi pemerintahan, dan pembangunan infrastruktur dasar.


Pada masa awal berdirinya, keterbatasan sarana tidak menghalangi roda pemerintahan berjalan. Aktivitas pelayanan masyarakat bahkan sempat dilaksanakan di lokasi sementara yang berada di belakang TPA Al-Huda, Dusun Cikalung. Kondisi tersebut menjadi bagian dari sejarah perjuangan pemerintah desa dalam membangun fondasi pemerintahan yang kuat.


Seiring berjalannya waktu, berbagai pembangunan mulai diwujudkan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengembangan Kantor Desa Mekarwangi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih optimal. Upaya tersebut diawali dengan pembelian lahan milik warga yang kemudian digunakan untuk menunjang pembangunan fasilitas pemerintahan desa.


Kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Agus Kuswara juga terlihat dari terpilihnya kembali dirinya untuk memimpin desa pada periode berikutnya. Dalam dua periode kepemimpinannya, sejumlah program pembangunan terus dijalankan demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat.


Sebagai desa yang sebagian besar warganya menggantungkan hidup dari sektor pertanian tembakau, Mekarwangi juga memiliki ikon khas yang mencerminkan identitas wilayahnya. Kehadiran Tugu Tembakau menjadi simbol potensi unggulan desa sekaligus kebanggaan masyarakat setempat.


Selain pembangunan fisik, Pemerintah Desa Mekarwangi juga terus melakukan pembenahan administrasi pemerintahan, penguatan kelembagaan desa, serta peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan publik.


Saat ditemui pada Senin (15/6/2026), Kepala Desa Mekarwangi Agus Kuswara menegaskan bahwa status sebagai desa yang relatif baru bukanlah hambatan untuk terus maju dan berkembang.


Menurutnya, setiap pembangunan yang dilakukan merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.


“Mekarwangi dibangun dari nol. Kami ingin setiap proses pembangunan yang dilakukan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari sejarah baik yang akan dikenang oleh generasi berikutnya,” ujar Agus Kuswara.


Dengan dukungan masyarakat dan semangat gotong royong yang tetap terjaga, Desa Mekarwangi terus melangkah menuju desa yang mandiri, maju, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh warganya.


Penulis: M. A. Rahmat Setiawan

Editor: Redaksi STNews

www.sumedangtimurnews.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Definition List