Musrenbang Kecamatan Situraja 2026 Bahas Prioritas Infrastruktur dan Ekonomi, DPRD Sumedang Dapil 4 Serap Aspirasi Masyarakat

Redaksi
0

STNews | SUMEDANG — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Situraja dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 digelar di GOR Desa Malaka, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Kamis (5/2/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Produktivitas Sektor Ekonomi” ini dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembuka rangkaian acara.


Musrenbang dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, BPD, PKK, perangkat daerah, unsur kesehatan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang hadir langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Musrenbang Jadi Forum Penentuan Arah Pembangunan

Dalam laporan ketua penyelenggara yang disampaikan Sekretaris Kecamatan, dijelaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan lanjutan dari pra-musrenbang dan forum desa yang bertujuan menampung usulan pembangunan masyarakat untuk dirumuskan dalam RKPD.


Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dibiayai melalui APBD Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2026. Hasil musyawarah selanjutnya dituangkan dalam berita acara sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.


Peserta yang hadir berasal dari unsur kepala desa, BPD, PKK, Forkopimcam, Bappeda, DPRD Kabupaten Sumedang, serta berbagai lembaga terkait lainnya.


Camat Situraja: Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Dalam sambutannya, Camat Situraja menyampaikan bahwa penyusunan RKPD harus mampu menjawab tantangan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur dan kesehatan.


Beberapa ruas jalan masih membutuhkan perhatian, di antaranya jalur Situraja–Limusnunggal yang sebagian telah teralokasi, namun masih terdapat segmen yang belum tertangani. Kondisi infrastruktur, menurutnya, berdampak langsung terhadap akses pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.


Selain itu, penanganan kesehatan, khususnya kasus TBC, juga menjadi prioritas yang harus ditangani secara serius ke depan. Camat berharap pembangunan tahun 2027 dapat terealisasi secara optimal dengan dukungan berbagai sumber pendanaan serta penguatan potensi lokal desa.


DPRD Sumedang Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi

Dalam pemaparan materi, anggota DPRD Kabupaten Sumedang Dapil 4 menegaskan bahwa arah pembangunan tahun 2027 masih memprioritaskan sektor infrastruktur tanpa mengesampingkan penguatan ekonomi masyarakat.


Disebutkan bahwa komposisi anggaran diarahkan sebesar 75 persen untuk infrastruktur dan 25 persen untuk sektor lainnya, termasuk ekonomi dan pelayanan publik. DPRD juga membuka ruang aspirasi seluas-luasnya bagi masyarakat Situraja agar usulan yang disampaikan dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.


Selain itu, rencana pengembangan fasilitas kesehatan seperti puskesmas rawat inap juga menjadi bagian dari rencana pembangunan ke depan.


Baperida Paparkan Potensi dan Skema Pembangunan

Dalam materi yang disampaikan Baperida, dijelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Sumedang menitikberatkan pada peningkatan daya saing daerah melalui sektor ekonomi produktif.


Potensi Kecamatan Situraja dinilai cukup besar, di antaranya sektor tanaman pangan, industri makanan dan UMKM, serta potensi wisata lokal. Seluruh usulan pembangunan akan dianalisis dan diprioritaskan berdasarkan kebutuhan serta kesiapan administrasi.


Pendekatan pembangunan dilakukan melalui kolaborasi berbagai unsur, meliputi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas masyarakat, dan media sebagai bagian dari skema pembangunan kolaboratif.


Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jadi Sorotan

Dari pemaparan Dinas PUTR, disampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Sumedang terus ditingkatkan, termasuk di wilayah Kecamatan Situraja. Program rekonstruksi jalan Babakan Bandung–Limusnunggal dan Situraja–Licau menjadi bagian dari rencana penanganan tahun 2026.


Perbaikan infrastruktur dinilai penting karena berdampak langsung terhadap konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, serta kelancaran aktivitas masyarakat.


Hasil Kesepakatan dan Usulan Prioritas

Dalam sesi diskusi, forum menyepakati beberapa usulan prioritas pembangunan Kecamatan Situraja, di antaranya:

  • Pembangunan infrastruktur jalan Situraja–Limusnunggal segmen Pamulihan sebesar Rp434.250.000.
  • Penataan alun-alun Kecamatan Situraja sebesar Rp144.750.000.

Total usulan prioritas melalui Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) mencapai Rp579.000.000.

Selain itu, forum juga menetapkan delegasi Musrenbang Kecamatan Situraja untuk tingkat kabupaten, yaitu Ade Ratna Suminar, Aja Herman, dan Asep Jujun.


Harapan Pembangunan Tepat Sasaran

Musrenbang Kecamatan Situraja 2026 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, transparan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kehadiran DPRD dan seluruh pemangku kepentingan, hasil Musrenbang ini diharapkan menjadi dasar kuat dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Sumedang ke depan.

(Rahmat Setiawan)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default