SUMEDANG, STNews – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan pemantauan lapangan yang dilakukan STNews, ditemukan penyaluran paket makanan berupa snack dan minuman kemasan yang diberikan kepada peserta didik selama beberapa hari berturut-turut.
Dari dokumentasi yang dihimpun, paket MBG tersebut terdiri dari roti tawar kemasan, telur, susu UHT, makanan ringan, serta buah, tanpa disertai menu makanan utama matang seperti nasi, lauk pauk, dan sayuran segar sebagaimana dianjurkan dalam pedoman MBG.
Menu MBG Diharapkan Sesuai Pedoman Gizi
Program MBG dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah melalui menu makanan utama yang seimbang, mengacu pada prinsip Isi Piringku Kementerian Kesehatan. Dalam pedoman tersebut, setiap porsi MBG idealnya mengandung unsur karbohidrat, protein hewani atau nabati, sayuran, serta buah.
Pemberian snack kemasan pada program MBG pada dasarnya dapat digunakan sebagai alternatif sementara, namun tidak dianjurkan jika dilakukan secara berkelanjutan karena berpotensi tidak memenuhi kecukupan gizi harian peserta didik.
Keamanan Pangan dan Pangan Lokal
Selain aspek gizi, pelaksanaan MBG juga menekankan pentingnya keamanan pangan, kebersihan dapur, serta penggunaan bahan pangan lokal dan produk UMKM. Makanan dianjurkan dimasak segar sesuai waktu yang telah ditentukan agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga.
Penggunaan produk kemasan tetap perlu memperhatikan sertifikasi, masa edar, dan kandungan gizi, serta diharapkan tidak mengurangi peran bahan pangan segar dari daerah setempat.
Perlu Klarifikasi dan Evaluasi
Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak penyelenggara MBG di daerah agar pelaksanaan program ke depan semakin sesuai dengan pedoman yang berlaku. Penyesuaian menu, kesiapan dapur, dan sistem distribusi menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara MBG setempat diharapkan dapat memberikan klarifikasi terkait mekanisme penyaluran menu selama periode tersebut.
STNews akan terus memantau dan menyajikan informasi secara berimbang guna mendukung agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak sekolah.
(Rahmat Setiawan



