Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, FMST: Jangan Biarkan Sejarah Kelam Terulang, Pancasila Harus Tetap Menjadi Jiwa Bangsa

Kamis, 01 Oktober 2026 | Oktober 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T00:38:01Z


STNews | Nasional – 1 Oktober 2026

SUMEDANG – Momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober kembali menjadi pengingat kuat bagi seluruh rakyat Indonesia akan peristiwa kelam yang pernah mengguncang bangsa, yakni tragedi berdarah tahun 1965 yang menewaskan tujuh jenderal terbaik bangsa.


Keluarga besar Forum Media Sumedang Timur (FMST) turut memperingati hari bersejarah ini dengan penuh khidmat dan refleksi mendalam. Peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga ajakan untuk memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Ketua FMST, H. M. Iik Nurhikmat, menegaskan bahwa peristiwa G30S 1965 harus menjadi pelajaran sejarah yang tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus bangsa.


“Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum untuk mengingat bahwa ideologi bangsa ini pernah diuji dengan cara yang sangat tragis. Namun, Pancasila tetap berdiri kokoh. Kita harus menjaga dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa di tengah berbagai tantangan zaman, termasuk arus informasi yang begitu cepat, masyarakat harus tetap berpegang pada nilai persatuan, keadilan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila.


Senada dengan itu, Wakil Ketua FMST, Kosam Erawan, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang berpotensi memecah bangsa.


“Kita tidak boleh lengah. Sejarah mengajarkan bahwa perpecahan bisa membawa dampak yang sangat besar. Maka dari itu, menjaga persatuan adalah tanggung jawab kita bersama, terlebih bagi insan media yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi,” tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal FMST, M. A. Rahmat Setiawan, menyoroti pentingnya peran media dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya informasi digital.


“Media harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang benar, edukatif, dan berimbang. Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat bahwa kebenaran dan keutuhan bangsa harus selalu kita jaga, termasuk melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab,” ungkapnya.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah semata, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.


STNews mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati sejarah, dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat. -red-

×
Berita Terbaru Update