SUMEDANG, STNews — Kegiatan Jambore Ranting (Jamran) Pramuka Kecamatan Situraja yang diikuti oleh siswa SD Malaka, Kabupaten Sumedang, resmi berlangsung sukses pada 24–26 Agustus 2026. Kegiatan selama tiga hari tersebut tidak hanya menjadi ajang pembinaan karakter, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, dan orang tua.
Melalui percakapan di grup WhatsApp, suasana haru dan penuh rasa syukur tampak dari berbagai pesan yang disampaikan oleh peserta didik dan wali murid kepada para guru pembimbing.
Sejumlah siswa menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan selama kegiatan berlangsung. Mereka mengungkapkan rasa senang karena mendapatkan pengalaman baru, kebersamaan, serta pembelajaran kedisiplinan dan kemandirian.
“Assalamu’alaikum, ibu bapak guru terima kasih sudah membimbing kami bersama teman-teman,” tulis salah satu siswa dalam pesan WAG, disertai emotikon penuh rasa haru dan bahagia.
Ucapan serupa juga datang dari peserta lainnya yang mengaku merasa terbimbing dengan baik selama tiga hari kegiatan, meski diakui sempat ada momen kekhilafan selama kegiatan berlangsung.
Apresiasi dari Orang Tua: Guru Bukan Sekadar Mengajar, Tapi Membimbing dan Menjaga
Tak hanya siswa, para orang tua murid juga memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah dan panitia kegiatan. Mereka menilai para guru telah berperan besar dalam membimbing sekaligus menjaga anak-anak selama kegiatan Jamran berlangsung.
Salah satu wali murid menyampaikan ucapan terima kasih dalam bahasa Sunda sebagai bentuk penghormatan kepada para pendidik.
“Waalaikumsalam, hatur nuhun ka bapak ibu guru anu parantos ngabimbing murangkalih,” ungkap salah satu orang tua siswa dalam pesan WAG.
Apresiasi tersebut juga disertai doa agar seluruh guru diberikan balasan kebaikan berlipat oleh Allah SWT atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Guru SD Malaka: Kebersamaan Adalah Kunci Pendidikan Karakter
Sementara itu, perwakilan guru SD Malaka, Bu Risma Ayu, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan Jambore Ranting tersebut.
“Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan semangat seluruh peserta. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk membentuk karakter disiplin, mandiri, dan peduli,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan Pramuka seperti ini dapat terus menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang kuat, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Tiga Hari Penuh Makna
Kegiatan Jambore Ranting Kecamatan Situraja tahun ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter melalui Pramuka masih sangat relevan. Selama tiga hari, siswa tidak hanya mengikuti kegiatan fisik dan keterampilan, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan solidaritas.
Di akhir kegiatan, suasana hangat dan penuh haru mewarnai percakapan para peserta di grup komunikasi sekolah. Banyak di antara mereka berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di masa mendatang.
STNews mencatat, Jambore Ranting SD Malaka bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan berjiwa sosial tinggi di Kabupaten Sumedang.
(Diani Handayani)




